Electrical Engineering Days 2016

Sejak tahun 2012, Program Studi Teknik Elektro Institut Teknologi Bandung setiap tahunnya secara rutin mengadakan acara yang bernama Electrical Engineering Days (EE Days). Electrical Engineering Days ini merupakan serangkaian acara yang menandai puncak kegiatan akademis mahasiswa program S1 Teknik Elektro. Pada acara ini, para mahasiswa tingkat akhir memamerkan hasil karya tugas akhir mereka, sekaligus menempuh sidang tugas akhir di hadapan para penguji dari dosen program studi Teknik Elektro dan juga kalangan alumni yang berkecimpung dalam dunia profesi. Selain kegiatan sidang dan ekspose hasil Tugas Akhir mahasiswa Teknik Elektro, tahun 2016 ini Electrical Engineering Days juga dimeriahkan dengan pameran thesis S2 dan S3 STEI ITB; lomba karya tulis untuk siswa SMA yang menghasilkan suatu prototype produk; seminar dan studium generale dengan mitra program studi dari pemerintahan, industri, dan alumni; serta training singkat Arduino dari professional.
Electrical Engineering Days 2016 ini merupakan salah satu acara yang ditangani langsung oleh Magneto – anggota HME 2014 – setelah proyek angkatan ‘Nyampurasun’ dan Wisuda April 2016. Menurut saya, dari segi isi acaranya, Electrical Engineering Days ini memiliki ciri khas keprofesian. Setelah mendapat pelajaran tentang kontribusi baik untuk angkatan sendiri maupun lingkungan sekitar melalui proyek angkatan ‘Nyampurasun’ dan tentang keseruan dan apresiasi melalui Wisuda April, kini waktunya Magneto mendapatkan pelajaran baru.
Electrical Engineering Days sebelumnya tidak menjadi tanggung jawab HME. Tetapi pada tahun ini, Pak Amin selaku dosen pembimbing acara Electrical Engineering Days menawarkan kepada HME untuk membantu pelaksanaan EE Days 2016. Setelah melalui proses pemilihan, saya – Rifqi Luthfan – terpilih untuk menjadi ketua EE Days 2016. Harapan saya untuk acara ini sangat besar, bahkan saya sempat berpikir mungkin acara ini bisa menjadi acara besar yang selama ini dicari HME. Pada awalnya saya ingin menjadikan Electrical Engineering Days ini sebuah acara yang setingkat dengan Google Science Fair, acara yang juga ingin saya ikuti namun belum tercapai. Sayang sekali ternyata dua bulan, April sampai dengan Juni, adalah waktu yang sangat singkat sehingga tidak realistis jika ingin merealisasikan konsep yang sebesar itu. Akhirnya saya harus realistis melihat sumber daya yang ada.

Selama 2 bulan persiapan, banyak sekali pelajaran yang saya didapatkan. Mulai dari time-management, leadership, kerja keras dan pengorbanan, serta yang tidak kalah penting adalah komunikasi. Poin terakhir ( yaitu komunikasi ) merupakan poin yang ingin saya garis bawahi, karena selama keberjalanan persiapan hingga pelaksanaan Electrical Engineering Days, poin inilah yang menurut saya paling penting. Evaluasi paling besar juga terletak pada komunikasi. Acara sekaliber Electrical Engineering Days tentu saja melibatkan banyak pihak, mulai dari 120 mahasiswa yang mengikuti sidang dan pameran Tugas Akhir, penguji dari pihak dosen dan professional, civitas akademika Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, ditambah juga pihak operasional acara mulai dari vendor logistik maupun konsumsi, sponsor, hingga pihak internal kepanitiaan. Komunikasi yang dilakukan tidak bisa hanya seperti komunikasi sehari-hari. Pada Electrical Engineering Days ini kami bisa belajar bagaimana untuk ‘memaksa’ dosen untuk bekerja cepat, presentasi kepada sponsor agar mendapat modal, dan membujuk narasumber untuk mengisi acara.
Pada akhirnya kerja keras membuahkan hasil yang tidak sia-sia. Meskipun banyak turun dari konsep awal, tapi hasil kerja seluruh panitia banyak mendapat apresiasi. Pertama-tama, melalui tulisan ini pun saya pribadi ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan pihak-pihak lain yang membantu keberjalanan acara. Untuk selanjutnya, saya berharap Electrical Engineering Days 2016 ini menjadi stepping stone untuk membuat Electrical Engineering Days yang lebih hebat lagi ke depannya.

tumblr_inline_od0czfqdWP1u0dcou_1280

 

Rifqi Luthfan / 13214098